Pebisnis perlu tahu berapa rate per jam mereka 2 min read
ya, ini untuk pebisnis yang sedang membangun usaha, bukan untuk profesional.
dengan mengetahui rate per jam anda (penghasilan bulanan dibagi jam kerja dalam 1 bulan),
maka anda akan bisa mudah membandingkan nilai sebuah pekerjaan,
anda bisa tahu apakah sebuah pekerjaan layak dikerjakan atau lebih baik ditunda atau didelegasikan.
contoh
kalau anda tahu bahwa rate per jam anda bernilai 500 ribu per jam, dan waktu anda terbatas,
maka aktivitas seperti mencuci mobil akan lebih baik kalau anda bisa delegasikan ke orang lain.
apalagi kalau mobil anda murah, mungkin anda akan lebih prefer menunda aktivitas tersebut daripada mengerjakannya. lebih jarang bahkan lebih baik, asal mobil anda tidak sampai kelewat kumal.
ketika anda menyadari rate per jam anda,
maka anda akan bisa mendapatkan leverage dari sisi labor.
mengapa pengukuran ini penting
waktu adalah hal yang paling berharga.
uang bisa diganti tapi waktu akan hilang selamanya.
tanpa tahu rate per jam anda, anda akan terjebak dalam pekerjaan (task) operasional kecil yang menghabiskan banyak waktu tapi bernilai rendah.
anda jarang jadi busybody: sibuk tapi produktivitas rendah.
anda juga akan kehilangan kesempatan mengerjakan hal-hal lain yang lebih bernilai.
dan yang paling parah:
anda tidak tahu seberapa banyak kebocoran waktu anda,
karena anda sendiri tak pernah mengukurnya.
hal-hal yang menyita waktu
misalnya pantangan saya sebagai pebisnis: memelihara pet ๐
menurut saya ini adalah aktivitas yang menyita banyak sekali waktu โ dan kebetulan orang di rumah saya juga pada orang sibuk semua ๐
punya pet mau tidak mau harus mengurusi hal kecil-kecil,
atau ada tanggung jawab untuk memberi perhatian.
karena saya memang tidak mampu mencukupi dari sisi waktu,
maka pet lebih baik dipelihara oleh mereka yang memang punya luxury in time.
berguna untuk high achievers
kalau anda adalah seorang high-achiever, konsep ini akan sangat berguna bagi anda.
anda akan bisa mulai melabeli aktivitas mana yang bernilai tinggi, dan mana yang rendah.
bagaimanapun juga, anda akan mendapati bahwa tidak semua aktivitas akan bisa dibuang. akan ada beberapa aktivitas yang terlihat tidak bernilai, tetapi aktivitas itu esensial dan melengkapi aktivitas yang lebih tinggi.
di sisi lain, anda mungkin akan bisa mulai mempertimbangkan solusi-solusi kreatif untuk mencapai target pencapaian yang sama, dengan jalan yang lebih efisien.
pertimbangkan juga untuk mengeset rate anda seakan-akan sedikit (banyak?) lebih tinggi, hal ini akan bisa mengubah perspektif anda untuk mencapai goal yang lebih tinggi.
tapi kalau untuk para low performers (yang bagaimanapun punya lebih banyak waktu) mungkin mau ga mau ya apapun task yang ada dikerjakan ๐