Posisi Startup Founder yang menarik 3 min read

bagi saya startup founder adalah profesi yang sangat menarik.

maksud saya bukan saya sendiri sebagai startup founder — tetapi orang-orang lain yang berprofesi startup founder.

yang pertama, tidak mudah

menjadi startup founder yang berhasil itu tidak mudah.

ia harus punya wawasan yang luas, tahu bagaimana cara membangun perusahaan. ilmu yang mungkin sering kali tidak diperoleh dalam 1-2 tahun saja.

founder dengan wawasan yang sempit akan rawan gagal. memulai itu mudah; menjalaninya itu lain cerita.

hanya mereka yang terus menambah wawasan yang akan dapat bertahan.

yang kedua, resiko

startup founder harus berani mengambil resiko, tidak jarang mempertaruhkan seluruh hidupnya dalam 1 opportunity saja.

jadi selain determination yang kuat, startup founder sering kali memiliki background story yang menarik.

seperti sebuah permukaan gunung es (iceberg), orang sering kali hanya bisa melihat sebagian kecil saja, tanpa melihat pondasinya — yaitu pengorbanan atas segala sesuatu yang diperlukan untuk menjadikan segalanya berhasil.

dengan karakteristik bisnis yang naik turun dan penuh perjuangan, beresiko tinggi, founder sering kali memiliki kisah hidup yang lebih menarik atau dramatis (dalam arti yang sesungguhnya) daripada orang awam.

yang ketiga, secret

karena kebanyakan para startup founder itu adalah orang-orang yang merasa mengetahui sesuatu yang kebanyakan orang awam tidak mengetahuinya; rahasia; insight. sebuah visi besar di masa depan yang ingin dicapainya.

antara founder ingin menjaga rahasia tersebut erat-erat supaya tidak ditiru orang, tetapi di saat yang sama ia ingin membagikan visi tersebut sehingga orang-orang menjadi tertarik pada visi yang dimiliki.

ya, setiap startup founder pasti punya secret; bahkan ketika ia terlihat royal membagikan ilmu sekalipun 😁

yang keempat, bisa relate

ada hal-hal tertentu di dunia ini yang hanya bisa dipahami oleh mereka yang pernah berada di posisi yang sama. hal-hal yang tak tercatat di buku, tak muncul di diskusi publik.

mengambil keputusan besar tanpa data yang lengkap; memimpin team ketika diri sendiri sebenarnya tidak yakin; tersenyum di depan semua orang ketika di internal sebetulnya terjadi chaos; menanggung tekanan finansial tapi harus tampil tenang dan optimis karena tidak ingin menimbulkan kepanikan bagi anggota team yang lain.

momen dan area di mana rasa takut, yakin, intuisi, keberanian, ketegangan, dan semua dinamika tersebut — bercampur aduk menjadi satu. bagaimana anda dapat menjelaskan hal ini? Ben Horowitz mungkin yang bisa menjelaskan dengan cukup baik dalam bukunya The Hard Thing About Hard Things.

hal-hal ini hanya dapat dipahami — atau lebih tepatnya dirasakan — oleh orang-orang yang pernah menjalaninya langsung. sulit diekspresikan dalam kata-kata, tetapi mudah untuk dirasakan.

dan ketika anda melihat orang lain berada dalam situasi yang mirip, tiba-tiba anda dapat merasakan adanya that connection: “I’ve been there. I’ve been there too.”



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *