Entertainment Galore 3 min read
sewaktu saya sekolah, hidup itu rasanya dipenuhi dengan entertainment. buku cerita, film terbaru, games. addiction saya terutama adalah computer games. setiap menyelesaikan 1 game, selalu ada game baru lainnya yang menunggu dicoba. ditotal-total mungkin sudah main lebih dari 1000 game computer selama masa sekolah, atau entah berapa, rasanya banyak sekali. masa kecil yang menyenangkan, pastinya 🤣
selepas lulus kuliah, saya mengurangi waktu buat entertainment dengan drastis. hanya main beberapa game yang benar-benar akan enjoy, seperti:
- civilization series
game ini membuka wawasan sekali, bahkan elon musk & zuck juga memainkannya.
cukup yakin Musk dapat perspektif untuk hyperloop & SpaceX dari game ini juga. - tomb raider series
kalau yang ini sih emang guilty pleasure 🤣


untuk movies, saya benar-benar picky. 80% movies yang ditonton, rating IMDB-nya harus di atas 7.8. ini hanya karena rata-rate movie dengan rating di atas 8.0 sudah habis ditonton. kalau di bawah itu biasanya ga akan ditonton. filosofiku “I deserve the best movies” karena keterbatasan waktu.
movie ga masuk akal seperti superheroes udah pasti ga akan ditonton. jumlah movie per tahun yang ditonton sepertinya tidak sampai 10. jadi udah ga bisa mengikuti siapa movie star ini dan itu, udah beda dengan beberapa temanku yang selalu update.
Entertainment addiction
orang hidup bagaimanapun butuh hiburan. cuma porsinya saja yang berbeda-beda. movie, games adalah beberapa hal yang diciptakan untuk itu. tidak akan ada masalah selama hidup orang tersebut baik-baik saja.
tapi kalau sudah menjadi addiction, sebetulnya ya kurang baik. menurut saya hidup kita harus dipakai untuk melakukan sesuatu yang berguna bagi dunia; menjadi orang yang memberikan manfaat. buat apa juga hidup kita diisi dengan terlalu banyak ilusi?
1 tahun ke belakang ini mungkin hampir tidak nonton movies atau main game sama sekali. i feel mentally healthier. way healthier. puasa dari entertainment bisa membuatmu lebih fokus terhadap tujuan hidupmu.
mayoritas manusia menggunakan hidupnya untuk mencari satisfaction. dan orang tidak akan pernah merasa cukup kalau ia harus mencari satisfaction dari entertainment. seberapa banyakpun entertainment yang ia konsumsi, akan terus ada hunger & thirst yang tidak bisa terpuaskan.
salah satu bentuk entertainment yang masih bisa saya nikmati adalah musik, karena musik bisa dinikmati sambil bekerja / beraktivitas. tapi tidak untuk movies & games, karena entertainment jenis itu devours your time.
Penutup
entertainment lain yang bisa saya nikmat: makanan.
ga perlu keluar kelewat banyak uang untuk menikmati makanan enak & sehat.
di dalam hidup tuh salah satu hal yang penting adalah bisa menarik garis pembatas dan berkata cukup. karena kalau punya hidup yang tak pernah merasa cukup, itulah yang sering kali akan menambah berbagai-bagai masalah.