kunci keberhasilan dalam bekerja sama dengan investor 5 min read
ada pepatah “good fence makes good neighbor”.
pagar yang baik menghasilkan tetangga yang baik.
kalau kita mau jadi besar dalam bisnis, mau tidak mau pada satu titik akan perlu berpartner dengan pihak lain.
dalam kasus startup, pihak lain tersebut adalah investor. masalah yang sering terjadi adalah, banyak pebisnis tidak menetapkan secara detail sistem kerjasama mereka dengan investor.
SHA
kerjasama dengan investor itu biasanya akan dituangkan dalam sebuah dokumen yang dikenal dengan nama SHA (shareholder agreement, perjanjian antar pemegang saham).
kalau anda ke website scribd.com dan anda masukkan keyword “shareholder agreement” di kolom search, maka anda akan bisa mendapati bahwa, temyata banyak orang-orang yang bikin perjanjian kerjasama itu tidak bikin perjanjiannya dengan detail.
lebih detail lebih baik
banyak yang bikin SHA itu hanya kurang dari 10 halaman, bahkan beberapa akan anda jumpai di website tersebut hanya ada 2-3 halaman!
menurut saya SHA kalau hanya 2 halaman itu gila dan hampir pasti akan menimbulkan sengketa di kemudian hari, karena ada begitu banyak hal yang belum disepakati.
2 dokumen terpenting dalam bekerja sama dengan investor adalah SHA (shareholder agreement) dan anggaran dasar perusahaan (articles of association).
tebak berapa jumlah halaman dokumen SHA saya untuk startup tahap seed? lebih dari 100 halaman!
itu dengan dokumen MS Word format A4, line spacing rata-rata 1.2, font Roboto 10 pt.
belum lagi dokumen anggaran dasarnya, yang menggunakan redaksi yang mirip yang digunakan oleh perusahaan TBK sehingga sejak awal sudah terbiasa profesional.
penting
mengapa kedua dokumen (SHA dan anggaran dasar perusahaan) itu penting?
1. meminimalkan bom waktu
setiap hal yang tidak/belum dituangkan dalam klausul perjanjian akan menimbulkan potensi sengketa.
anggap saja setiap sengketa akan membuat anda rugi 100 juta. atau 1 miliar.
kalau saja ada 10 sengketa, anda bisa rugi 1 miliar, bahkan 10 miliar. maka setiap klausul yang anda tuliskan di perjanjian akan bisa menghindarkan anda dari bom waktu perselisihan dan sengketa yang menimbulkan kerugian di masa depan. belum lagi soal kerugian waktu.
2. favorable ke pendesain
setiap hal yang anda tambahkan ke perjanjian, itu bisa dibuat supaya dalam terjadinya hal perselisihan tersebut, situasi akan favorable ke anda, karena anda-lah yang bikin rule-of-the-game nya.
akan jadi payah sekali kalau anda sudah diberikan hak untuk menuliskan rule of the game, tapi anda justru sampai kalah karena anda malas mencari tahu dan tidak memanfaatkan peluangnya. that’s definitely your fault.
3. sulit diubah
karena setelah menandatangani perjanjian dengan investor, anda tak bisa mengubah atau meminta kelonggaran seenaknya.
jika anda sudah menandatanganinya, tiba-tiba anda baru terpikir, “ah, gimana kalau perusahaan telah berhasil mencapai pencapaian ini, maka seharusnya saya sebagai founder bisa memintakan bonus kinerja tambahan 5% saham,”
well, ini tidak akan terjadi. apa yang jadi dasar bagi investor untuk memberi bonus lebih pada anda? itu akan jadi kesempatan emas yang anda lewatkan.
4. power play
kalau yang anda kerjakan benar startup yang akan jadi besar, dan terima investasi berkelanjutan dalam jangka panjang, maka yang nantinya terjadi adalah power-play antara anda sebagai founder, dengan investor.
kalau anda tidak mendesain SHA anda dengan baik, maka investor-lah yang akan lebih banyak punya kuasa atas perusahaan anda.
hasilnya anda sebagai founder bisa ditendang dari perusahaan, sebagaimana yang terjadi pada Steve Jobs karena ia tidak punya hak suara yang cukup, dan mekanisme yang favorable ke dia.
atau kalau desain SHA anda jelek, maka akan muncul resiko-resiko bisnis, seperti bagaimana perusahaan LVMH bisa di hostile takeover Oleh Bernard Arnault.
take control
SHA memang termasuk dalam dokumen legal, tetapi hal seperti ini tidak dapat anda pasrahkan ke orang legal anda.
orang legal tentu akan membantu membuatkan desain yang bagus, tetapi setiap bisnis itu unik. tidak semua orang legal punya pengalaman dan sudut pandang mendalam tentang bisnis.
apalagi kalau orang legalnya adalah orang legal umum (bukan spesifik ke bisnis) yang juga mengurusi masalah seperti warisan, sengketa, perceraian, tidak fokus ke area bisnis saja.
konsep
hal paling minimal yang perlu anda lakukan adalah punya konsepnya.
kalau anda mau mendesain SHA sendiri, cukup kumpulkan beberapa contoh SHA dari internet (yang jumlah halamannya antara 20-50 halaman, ini akan bisa memberikan anda bayangan).
kemudian anda cari yang paling bisa andajadikan sebagai template, dan anda mulai kerjakan dari situ.
anda bisa menggunakan bantuan AI, dimana akan sangat membantu dalam hal ini.
checklist
beberapa checklist yang perlu anda lakukan setelah anda selesai membuat draft SHA-nya:
- minta AI untuk kembangkan redaksinya (redaksi artinya teks pada klausulnya)
- minta AI untuk memperlunak kata-katanya. sehingga anda tidak terkesan terang-terangan ingin menguasai perusahaan.
- minta AI untuk membuat klausulnya sedikit lebih favorable ke anda atau perusahaan. cukup sedikit saja, slightly.
tanpa keyword ini, hasilnya akan ekstrim memihak ke anda, dan sudah barang tentu tidak akan disukai investor. - minta AI cek apakah klausul yang ada melanggar IJU PT.
dari pengalaman saya chatgpt (saat tulisan ini dibuat) seakan lebih fasih soal UU PT daripada Grok, apalagi Grok ada delay untuk berpikir dulu. untuk task yang bersifat information retrieval, ChatGPT masih dapat diandalkan.
tetapi itupun kadang hasilnya masih tetap bisa ngawur, tetap perlu di crosscheck. - minta AI untuk mengecek keselarasan antara SHA dengan anggaran dasar.
misalnya anda bilang di SHA jumlah direksi maksimal 5 orang tapi di anggaran dasar bilang maksimal 6 orang, berarti ini kan konflik, dan perlu diluruskan.
kalau semua sudah selesai, ulangi terus langkah 1 s/d 5 sampai hasilnya baik dan sesuai dengan standar anda.
barulah setelah draft anda jadi, anda bisa berikan draft-nya kepada orang legal, minta masukan dari mereka untuk menyempumakannya.
desain anda ditambah dengan desain orang legal akan bisa menghasilkan SHA yang kokoh untuk kepentingan anda.
dokumen pembantu
setelah dokumen SHA anda jadi, dan jumlah halamannya banyak, calon investor-pun akan malas membaca dokumen sepanjang itu.
maka buatlah tambahan satu dokumen lagi: dokumen pejelasan SHA yang menerangkan isi SHA anda dalam bahasa manusia yang sederhana.
desain yang baik
kesempatan anda sebagai founder untukjadi kaya raya adalah lewat desain ketentuan dari SHA yang anda buat. juga, tanpa SHA yang baik, maka potensi sengketa anda dengan investor akan jadi tinggi.
bagaimana mungkin anda bisa jadi sukses kalau waktu anda habis hanya untuk mengurusi sengketa?
maka desainlah SHA anda dengan baik. don’t ruin it.