Polusi AI 2 min read
sekarang adalah era Generative AI.
apa artinya Generative AI?
AI yang meng-generate (menghasilkan) sebuah karya sesuatu.
AI dapat berkarya.
jadi artinya, era AI untuk menghasilkan karya. banyak berkarya.
to-generate berbeda dengan to-produce (menghasilkan). dalam generate terkandung makna “generation” atau generasi. artinya sesuatu yang dihasilkan, itu didasarkan atas sebuah generasi sebelumnya. ada sebuah rumus yang digunakan.
Karya AI
apa saja yang dapat dihasilkan AI?
- teks
- foto
- voice / suara (tiktok)
- yang kurang mungkin tinggal video (beberapa sudah bisa tapi sederhana) karena resource yang dibutuhkan akan sangat berat.
AI di masa depan pun akan bisa menunjukkan emosi. jauh lebih mudah bagi AI untuk menampilkan emosi — karena tone / intonasi itu jelas sekali polanya — daripada memahami makna kalimat. hanya saja ChatGPT saat ini kan dilatih untuk menghasilkan respon netral, jadi seakan-akan AI terlihat netral.
di masa depan, internet akan dibanjiri dengan karya-karya AI. karya manusia, dalam beberapa hal, akan kalah dibandingkan AI.
soal depth, baik dalam hal teks, foto, video, AI bisa menghasilkan lebih detail daripada manusia — karena AI lebih powerful (baca: lebih pintar).
Polusi karya AI
AI sebenarnya adalah program yang dilatih dari bahan (resource) yang sangat banyak, buatan manusia. hari ini, AI belajar dari banyak bahan buatan manusia. masalahnya, di masa depan, karya AI sudah akan sangat banyak. sehingga AI akan kesulitan membedakan mana yang karya manusia mana yang karya AI (baik karya AI itu sendiri / dari AI lain).
yang terjadi adalah, AI akan belajar dari dirinya sendiri. terjadi recursion (rekursif: mengulangi proses ke dirinya sendiri). AI pada akhirnya akan meng-generate karya dari bahan dirinya sendiri.

lama kelamaan manusia akan bisa jenuh dengan karya AI, dan akan merindukan originalitas karya manusia.
di beberapa tempat AI akan di banned. tapi AI masih akan selalu membayangi dari setiap sudut.
banjirnya karya AI awalnya akan diterima dengan baik dan penuh antusiasme oleh masyarakat.
tapi lama kelamaan nasib AI akan menjadi seperti plastik: sesuatu yang diterima baik, akhirnya menjadi polusi, karena sudah terlalu banyak.
menghasilkan karya AI itu mudah sekali.
program dapat menghasilkan puluhan ribu karya dalam hitungan jam, atau bahkan menit di masa depan.
untuk sekarang, kita masih berada di awal era AI: masa antusiasme.
tetapi cepat lambat, akan ada titik jenuh akan karya AI. dan hanya masalah waktu saja sampai itu terjadi.