Penjual Online makin lama marginnya akan makin tipis 3 min read

ini tren secara umum, dan mungkin segelintir pemain tertentu masih akan bisa berjaya atau punya daya saing.

tetapi secara umum, ini akan terjadi pada penjual online manapun, baik ia berjualan roduk fisik maupun digital.

ada beberapa hal yang menyebabkan hal ini terjadi.

produk fisik

untuk produk fisik, penyebabnya adalah:

1. karakteristik internet adalah memotong jalur distribusi

pada waktu awal e-commerce nge-trend, banyak penjual punya daya saing di online karena penjualan offline yang memiliki jalur distribusi bertingkat-tingkat tidaklah efisien model bisnisnya.

2. dropshipper

mudah untuk menjual ulang produk di online, dengan masuknya dropshipper yang tidak membutuhkan margin tinggi karena mereka bermain di volume. ini menyebabkan tingkat kompetisi menjadi tinggi, seakan lebih banyak supply daripada demand.

3. penetrasi intemet semakin besar

semua orang bisa online, dan semua orang bisa berjualan.

akhirnya yang terjadi adalah:

awalnya market share offline dimakan online. tapi seiring dengan melimpahnya supply, yang lebih besar daripada demand, yang terjadi adalah price akan makin turun.

hanya sebagian kategori saja dari e-commerce yang masih bisa bertahan.
seperti mereka yang menjual produk unik, atau mereka yang merupakan produksi langsung, atau mereka yang menang secara lokasi, atau yang memiliki competitive advantage lain.

produk digital

sedangkan untuk produk digital, ini juga mirip.

trend yang terjadi dalam hal digital adalah: apapun yang dapat dibuatkan dalam bentuk digital-nya, harganya akan menuju nol.

digital punya beberapa format:

  1. text: artikel (koran), postingan media sosial
  2. audio: spotify, soundcloud, iTunes
  3. foto: instagram, pinterest, stock photography
  4. buku
  5. video

format offline dulu harganya mahal.

orang membeli surat kabar,
orang membeli kaset musik,
orang menggunakan jasa mahal dari fotografer profesional,
orang menggunakanjasa desainer logo,
orang mengikuti seminar yang harganya jutaan,
dan lain-lain

menuju nol

tetapi format digital dari semuanya itu, harganya murah, sampai hampir tidak ada nilainya. bahkan beberapa gratis.

artis musik pernah protes harga mereka di spotify rendah sekali. tapi tak mampu melawan trend.

fotografer profesional yang menggunakan kamera DSLR marketnya berkurang jauh.

bahkan desainer website awal tahun 2000 yang bisa nge charge dengan harga ratusan juta per website (ini di jaman UMR masih 1 jutaan), sekarang kompetisinya adalah dengan layanan buat generate website otomatis. market website kompleks masih ada, tetapi untuk seperti landing page sederhana sudah banyak layanan yang tersedia.

apapun yang bisa dijadikan format digital, marginnya akan menurun. demand-nya akan membesar, tetapi dari sisi vendor, akan ada tekanan untuk harga yang lebih rendah karena harga rata-rata di pasaran yang juga menurun.

ini tantangan yang sama seperti di industri game, dimana game komputer sifatnya sangat mudah untuk dibajak, sehingga penghasilan yang masuk ke developer game tidak selalu besar.

sebetulnya dalam dunia produk digital seperti ebook, jarang ada sesuatu yang benar-benar baru. sering kali anda akan dapat memperolehnya dari sumber-sumber lain dengan gratis.

kelebihan seller digital dibandingkan fisik

untungnya, seller produk digital masih memiliki beberapa kelebihan dibandingkan seller produk fisik.

kelebihan pertama adalah: mereka dapat menawarkan added value, seperti menawarkan layanan konsultasi, komunitas, atau free lifetime updates, sehingga nilai yang ditawarkan tidak hanya terletak pada produk digitalnya saja.

kelebihan kedua adalah:
apabila dirancang dengan baik, mereka dapat bergerak cepat, membangun hype & menjual secara masif melalui channel distribusi yang ada, sehingga bisa menjual dengan nilai besar dengan cepat di awal.

kelebihan ketiga adalah:
mereka dapat membangun sebuah sistem website atau platform website untuk “memelihara” pelanggan mereka. technology can be their friends.

dan kelebihan keempat adalah:
mereka keep customer base yang mereka miliki dalam bentuk follower, member group, atau subscriber, dan customer base ini dapat diminta ulang untuk membeli berbagai produk atau tawaran-tawaran yang lain.

penutup

anda punya pandangan lain?



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *