keseimbangan gender dalam organisasi 1 min read
dalam suatu organisasi, termasuk di dalamnya adalah perusahaan dan pemerintahan, adalah kurang baik apabila hanya didominasi oleh salah 1 gender saja.
pria yang memiliki cara berpikir seperti wafer, umumnya dapat lebih fokus dan melihat department-department organisasi dalam kotak-kotaknya sendiri. ketika satu kotak dibuka, kotak lainnya disimpan. cenderung terorganisir dan terstruktur.
wanita yang memiliki cara berpikir seperti spaghetti, lebih dapat menghubungkan satu bagian dengan bagian lainnya. lebih dapat melihat dan mengerjakan sesuatu detail kecil-kecil yang sering kali diabaikan oleh pria, lebih caring dan punya sentuhan sosial / humanis / interpersonal.
seperti yang disampaikan oleh Jack ma, organisasi yang hanya didominasi oleh pria akan cenderung menjadi lebih kaku, cenderung lebih kurang hangat/caring terhadap pelanggan, tidak ada yang mengurusi detail kecil seperti misalnya ulang tahun pelanggan dan sebagainya.
sebaliknya, apabila didominasi oleh wanita, mungkin akan cenderung terlalu care pada detail, sehingga menjadi kurang memperhatikan garis besarnya / visi / goal.
mungkin detail contohnya tidak sepenuhnya mewakili, tetapi intinya di dalam suatu organisasi masing-masing gender memiliki kekurangan dan kelebihannya sendiri.
organisasi besar idealnya punya komposisi yang seimbang untuk gender, maupun variasi ras dan pendidikan, dan variasi berbagai latar belakang, sehingga dapat melihat permasalahan tidak hanya dari satu atau sedikit sisi saja.