berhati-hati dengan product-market fit 3 min read

ada sebuah konsep di dunia startup yang bernama product/market fit, atau sering disingkat dengan P/MF.

P/MF berarti ada kecocokan antara produk yang dibuat oleh startup, dengan apa yang diinginkan oleh pasar.

dikatakan bahwa, kalau ada P/MF, maka startup bisa scaling.
sebaliknya kalau tidak ada P/MF, startup sulit untuk scaling.

di satu sisi, ini benar.

tetapi …

timeline PMF

konsep ini kadang menjadikan founder startup merasa seperti didakwa:

kalau tidak tercapai P/MF, maka sebaiknya mengubah produk startup yang dibuat.

ini tidak salah. tetapi juga tidak benar. sebagai contoh, banyak startup itu tidak merasakan adanya PMF ketika beberapa bulan awal produk dibuat.

Notion baru merasakan adanya P/MF pada tahun ke 3.
Loom 3.5 tahun.
Figma? tahun ke 5.

memang ada startup yang pivot (berganti halauan arah produk), tapi ada juga yang tidak.

value > PMF

saya pribadi termasuk founder yang tidak terlalu peduli dengan P/MF.

separuh persetan dengan P/MF 😂

cara pandang saya seperti ini:

ketika pasaran sudah biasa dengan mobil BMW, lalu anda tawarkan produk mobil apa gitu lah, yang kelas bawah, tapi harganya harga BMW, ya tentu saja pasar akan menolak mobil anda.

kalau anda tawarkan produk mobil setara BMW, mungkin pasar akan pertimbangkan produk anda.

tapi ketika anda tawarkan mobil Bentley, seharga BMW, seharusnya pasar banyak yang berminat.

apa artinya?

version

bisa jadi produk yang anda tawarkan ke pasar itu belum sebagus apa yang ada di pasaran — sehingga tentu saja akan ditolak.

pasar sudah terbiasa menggunakan produk versi 5, produk anda versi 1, ya jelas ditolak.

tapi apabila anda bisa meningkatkan kemampuannya hingga setara dengan versi 5, apalagi versi 10, dengan harga sama, tentu pasar akan dengan senang hati menerima produk anda.

PMF salah?

menurut saya teori P/MF itu sendiri tidak salah, tapi bagaimana founder bersikap terhadap hasil dari P/MF (kecocokan produk dengan pasar) ini yang sering terburu-buru, dan mungkin lebih bagus kalau bisa dipertimbangkan ulang.

mungkin bukan pasarnya yang salah, tapi memang produk anda saja yang kurang bagus.
dan itu artinya produk anda memang butuh ditingkatkan.
dan itu butuh waktu. dan effort.
tapi memang itulah yang diperlukan, supaya tercapai P/MF.

it’s a result

P/MF adalah hasil.
hasil bahwa produknya diterima pasar atau tidak.

kalau sudah tercapai P/MF, diterima pasar, tinggal masa enjoy-nya.
tapi kalau belum tercapai P/MF, tak perlu galau.

kalau pasar sudah biasa dengan iPhone versi 5, ditawari iPhone versi 1, pasti ditolak.
tapi kalau ditawari iPhone versi 10, pasti pada mau.

kalau ternyata produk anda sudah sampai tahap iPhone versi 4, kurang 2 iterasi diterima pasar, lalu anda menyerah karena anda menganggap tidak tercapai PMF — maka akan jadi sayang sekali bukan?

yang perlu anda lakukan adalah terus mengupgrade produk anda sehingga akhirnya tercapai P/MF.
mungkin konten edukasi atau lead magnet anda kurang kuat? ini bisa ditambah terus.

setiap pasar pasti ada standar produk/layanannya yang orang sudah biasa pakai.
barrier-nya adalah produk/layanan yang orang sudah biasa pakai.

tugas setiap startup adalah menembus barrier ini. and there is no silver bullet.

budget

hal yang perlu anda pertimbangkan adalah: berapa dana yang diperlukan untuk menembus barrier ini?

misalnya, startup-startup yang didanai VC,

mereka sekali mendapat pendanaan bisa mengantongi 50 miliar — yang dapat dipergunakan untuk menembus barrier-nya.

sementara kebanyakan startup bootstrap dikerjakan dengan modal kurang dari 50 juta.

ya, memang benar tidak ada yang tidak mungkin.
tapi di sisi lain ini juga adalah hal yang menyebabkan 99% startup bootstrap sulit menembus barrier-nya.
atau butuh waktu yang sangat lama.

hanya startup yang memiliki kegigihan sajalah yang bisa menembusnya. atau keberuntungan.
atau keduanya.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *