Mereka yang memiliki visi akan memimpin mereka yang tak memilikinya 2 min read

Mereka yang memiliki visi akan memimpin mereka yang tak memilikinya

kalau anda perhatikan di dunia ini:

orang yang memiliki visi besar akan memimpin orang-orang yang memiliki visi lebih kecil;
dan
orang-orang yang tidak punya visi, akan dipimpin oleh siapapun yang memiliki visi.

orang yang memiliki visi akan memimpin;
dan secara alami akan menarik orang lain.

orang yang tidak memiliki visi akan mengikuti;
karena orang yang tidak memiliki kejelasan tujuan, akan mudah dipimpin oleh siapa saja.

orang yang tidak memiliki arah pribadi, akan ikut mengambil arah yang ditentukan oleh orang lain.

sebagian orang yang tidak tahu tujuan apa yang ingin ia capai dalam hidup, mungkin juga akan berpindah-pindah pekerjaan sekenanya, sedapatnya; bahkan ketika itu artinya pengalaman kerja sebelumnya akan sama sekali tidak terpakai dan tidak relevan, tidak memberikan benefit dalam karirnya.

siapa mengikuti siapa

dalam kerangka tertentu,
hidup ini pada akhirnya bukan hanya sekedar soal kemampuan,
melainkan soal kejelasan visi.

banyak dijumpai bahwa orang-orang dengan kemampuan lebih hebat justru mendukung dan mengikuti orang yang memiliki visi. atau setidaknya orang yang terlebih dulu memiliki visinya.

lihatlah Greta Thunberg, Mother Teresa, Liu Bei, bahkan Steve Jobs.
sebagian besar dari mereka kemampuannya tidak kelewat hebat.
bahkan Steve Jobs-pun tidak sehebat Steve Wozniak dalam hal teknis.

tetapi orang-orang yang lebih hebat tersebut mau mengikuti orang yang memiliki visi,
karena tidak ada yang bisa mengartikulasikan1 visi lebih baik daripada mereka,
dan banyak orang lebih mendengarkan orang yang memiliki visi — dan inner belief, conviction — daripada mendengarkan mereka yang tidak memilikinya.

visi itu seperti gravitasi

visi menciptakan rasa aman, menetapkan arah, dan memberikan makna.
itu adalah 3 hal yang secara alami dicari oleh manusia,
dan karena itulah visi menggerakkan orang.

vision creates leaders;
the absence of vision creates followers.

  1. mengartikulasikan artinya menyampaikan secara lancar, logis, konsisten, dalam satu kesatuan yang utuh. ↩︎


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *