Trust 3 min read

salah seorang billionaire diwawancarai oleh content creator.

the interview

ia diberi pertanyaan, “what did you learn about people that is so surprising?”

ia menjawabnya:
“you figure out who you can trust; and take them with you all the way.
you make life good for them; they make life good for you.
it’s about the people. it’s all about the people.”

trust

hal pertama yang paling berpengaruh adalah trust. lain-lainnya datang belakangan.

trust artinya bisa dipercaya. artinya seseorang harus jujur. punya integritas. dan tentunya minimal juga bisa kerja.

founding team criteria

kriteria yang sama yang aku pakai untuk menentukan founding team saya. yaitu trustworthy.

founding team saya yang pertama adalah dari teman CG (persekutuan doa). dia bisa kerja, bisa dipercaya. dia punya karakter ceplas-ceplos, apa yang ada di kepala langsung diutarakan, tidak ada layer, tulus. dan dia setia melakukan hal-hal kecil selama bertahun-tahun, sampai akhirnya menjadi tangan kanan bosnya.

the client

saya punya client yang sangat sukses, seusia saya.

suatu ketika waktu si client sedang meeting denganku, dia di telpon oleh mamanya yang lagi berkunjung ke kota kami. si client mengatakan, “ok, sebentar Ma, lagi otw”. padahal dia masih melanjutkan meeting denganku setidaknya 10-15 menit lagi.

bagaimana seseorang yang berbohong mamanya sendiri bisa dipercaya dalam bisnis? orang yang tidak punya integritas tidak bisa dipercaya.

saya sempat menceritakan tentang kisah ini ke teman saya yang lain. teman saya mengatakan, “halah gitu doank. itu sih biasa saja.”

saya kaget mendengar tanggapan teman saya, dan saya berpikir, bagi banyak orang kebohongan kecil itu mungkin sesuatu yang biasa. tapi bukankah integritas itu adalah kesamaan antara ucapan dan tindakan?

a friend

ada pula seorang teman lain mendirikan perusahaan bersama dengan beberapa teman saya yang lain. teman saya yang ini menangani sisi marketingnya.

mereka punya perjanjian, bahwa setiap job yang diterima akan dimasukkan ke dalam company mereka.

tapi saya tahu, sebetulnya teman saya ini mengerjakan job lain di luar company — melanggar kesepakatan perusahaan mereka yang sudah disepakati — karena teman saya ini juga pernah mengajak saya untuk ikut di project dia lainnya (yang pada akhirnya tidak sampai jadi).

integritas

bagaimana seseorang yang tidak punya integritas bisa dipercaya?
orang yang ambisius yang serakah tidak bisa dipercaya. kepercayaan itu mahal harganya.

orang lain akan bisa melihat, apakah kita bisa menjadi orang yang dipercaya atau tidak, dari hal-hal sederhana yang kita lakukan sehari-hari.

melanggar yang namanya trust itu seolah menguntungkan dalam jangka pendek — tapi hal itu akan merugikan dalam jangka panjang, plus mencoreng reputasi dan nama baik kita.

blue bird

saya sempat membaca tentang kisah perusahaan blue bird beberapa waktu yang lampau.

dikatakan bahwa ownernya awalnya merintis dari bawah. tetapi ia memiliki trust dari pelanggannya.

bahkan ketika usahanya dalam kesulitan, ia tetap berusaha berusaha bertindak benar dan tidak kabur dari masalahnya (yang akan merugikan banyak orang).

akhirnya modal trust ini yang membuat usahanya tumbuh pesat, dan akhirnya menjadi perusahaan blue bird yang dipercaya hingga kini.

level of trust

trust bisa menjadi modal pertumbuhan atau menjadi kunci kehancuran.

ada beberapa level dari trust:

  1. distrust. tidak percaya. penolakan.
  2. suspicious. orang masih belum percaya kita. orang mempertanyakan, apa benar ini bagus? apa benar ini bisa dipercaya?
  3. comply. patuh, melakukan hal yang diminta karena sesuai peraturan.
  4. submit. mengikuti arahan. menyerahkan kepentingannya kepada orang lain dan bersedia menerima keputusan sebagaimana diberikan. biasanya pelanggan biasa.
  5. trust. percaya secara aktif. percaya kalau setiap niatan yang ada itu baik adanya.
  6. entrust. menitipkan hal-hal penting. informasi, keputusan, bahkan kerentanan pribadi. kepercayaan penuh.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *