Follow your Passion 4 min read

Prof. Scott Gallowey – DO NOT follow your passion in business

transcript:

The worst advice you will ever hear in this chair and you’ll hear it every week during your entire business school career is the following:

We invite two types of people to universities to speak or business schools:
Super interesting and successful people or billionaires.

For some reason we’ve decided that billionaires just have insight around life and they oftentimes finish their conversation with what I think is some of the worst advice given to young people.

Does anyone want to guess what it is?

“Follow your passion.”

What utter bullsh*t.

If someone tells you to follow your passion, it means they’re already rich.
And typically the guy on stage telling you to follow your passion made his billions an iron ore smelting.

This is your job.
Your job is to find something you’re good at and then spend the thousands of hours and apply the grit and the perseverance and the sacrifice and the willingness to breakthrough hard things to become great at it.

Because once you’re great at something, the economic accoutrements are being great at something, the prestige, the relevance, the camaraderie, the self-worth of being great will make you passionate about whatever it is.

No one grows up thinking I’m passionate about tax law, but the best tax lawyers in this nation fly private and have a much broader selection of mates than they deserve.
And they get to do interesting things, which by the way makes them passionate about tax law.

And here’s the problem with believing you should follow your passion.
Work is hard and when you run into obstacles and you face injustice, which is a common guaranteed attribute of the workplace injustice, you’ll start thinking I’m not loving this.

This is upsetting and hard. It must not be my passion.
That is not the right litmus test.

Do your passions on weekend. Be a DJ.
Jay-Z followed his passion and is a billionaire.

Again, assume you are not Jay-Z.

dalam versi bahasa:

Nasihat terburuk yang akan kamu dengar di kursi ini — dan akan kamu dengar setiap minggu selama masa kuliah bisnismu — adalah ini:

Kita mengundang dua tipe orang ke universitas atau sekolah bisnis:
Orang-orang yang sangat menarik dan sukses, atau para miliarder.

Entah mengapa, kita seolah sepakat bahwa para miliarder pasti punya kebijaksanaan tentang hidup, dan mereka sering menutup sesi mereka dengan nasihat yang menurut saya adalah salah satu yang paling buruk untuk anak muda.

Ada yang bisa menebaknya?

“Ikuti passion-mu.”

Omong kosong sekali.

Kalau ada seseorang menyuruhmu mengikuti passion, itu artinya dia sudah kaya.
Dan biasanya orang yang berdiri di panggung dan bilang begitu mendapatkan miliarnya dari peleburan bijih besi.

Tugasmu bukan itu.
Tugasmu adalah menemukan sesuatu yang kamu kuasai, lalu menghabiskan ribuan jam, menggunakan grit, ketekunan, pengorbanan, dan kemauan untuk menembus hal-hal sulit sampai kamu menjadi hebat di dalamnya.

Karena begitu kamu hebat dalam sesuatu, seluruh bonus ekonomi dari menjadi hebat — prestise, relevansi, kebersamaan, rasa harga diri — akan membuatmu menjadi bersemangat pada apa pun itu.

Tak ada anak kecil yang tumbuh dengan berpikir, “Saya sangat punya passion pada hukum pajak,” tetapi para pengacara pajak terbaik di negeri ini naik jet pribadi dan punya pilihan pasangan hidup yang jauh lebih luas dari yang seharusnya.
Dan mereka bisa melakukan hal-hal menarik, yang pada akhirnya membuat mereka punya passion pada hukum pajak.

Dan inilah masalah ketika kamu percaya bahwa kamu harus mengikuti passion.
Kerja itu berat, dan ketika kamu menghadapi hambatan serta ketidakadilan — yang merupakan ciri tetap dalam dunia kerja—kamu akan mulai berpikir: “Aku tidak menikmati ini.”

“Kok berat banget? Berarti ini bukan passion-ku.”
Itu ukuran yang salah.

Lakukan passion-mu di akhir pekan. Jadilah DJ kalau mau.
Jay-Z mengikuti passion-nya dan jadi miliarder.

Sekarang, anggap saja kamu bukan Jay-Z.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *