follow your passion 3 min read
“decide to work by following your passion” is the fastest way to become a beggar.
memutuskan untuk bekerja hanya dengan menuruti passion semata — adalah cara tercepat untuk menjadi pengemis.
passion & money
dari sebuah survey di universitas US, ditanyakan “apakah kalian punya passion dalam bidang seni & musik”, ternyata 70-80% siswa menjawab iya.
tetapi berdasarkan statistik lainnya, di marketplace (lapangan) itu pekerjaan di bidang seni & musik itu kurang dari 10%.
yang menghasilkan good money? lebih sedikit lagi.
following the passion alone ignores the market.
leidenschaft
passion, dalam bahasa jerman direpresentasikan dengan kata “leidenschaft”.
tanpa akhiran -schaft, “leiden” sendiri artinya adalah menderita / penderitaan. to suffer, to bear, to endure pain, to tolerate. arti leiden yang lainnya adalah, to travel.
bahkan dalam bahasa latin, “passio” artinya bukan hanya suffering, tetapi juga disease.
artinya apabila kita memiliki passion, kita bisa menjalani sebuah hal yang membuat kita menderita.
Why does “Leidenschaft” mean “passion” while “leiden” means “to suffer”?
hardship
di dunia, banyak orang miskin yang (sorry) bisa tegar & bertahan menjalani hardship (kesusahan hidup) dengan kemiskinan sehari-hari, tetapi tidak banyak dari mereka yang benar-benar memiliki semangat juang untuk mengubah hidup.
dalam pekerjaan, banyak orang yang memiliki passion dalam pekerjaan yang dilakukan, tetapi lebih sedikit orang yang hanya bermodalkan passion bisa memperoleh hal yang benar-benar mereka ingin capai dalam hidup.
passion is good. but passion alone is not enough!
passion as a job
passion sebagai passion dan passion sebagai job adalah 2 hal yang berbeda.
dalam sebuah survey 90% siswa di sebuah sekolah berkata mereka memutuskan memilih pekerjaan berdasarkan passion mereka. setelah mereka bekerja, hanya 20% yang masih berkata mereka passionate
about their job.
ketika seseorang menjadikan passion menjadi job, maka passion akan bisa berhenti menjadi assion dan hanya menjadi … sebuah job.
interest
nasehat “following your passion” memang bisa berguna bagi sebagian orang, tetapi bagi sebagian orang lainnya, hal ini bisa menjadi nasehat yang berbahaya.
ternyata yang dikira orang adalah passion, sebetulnya hanyalah interest (minat) orang tersebut.
dan interest, bagi banyak orang, itu sering kali berubah-ubah dari waktu ke waktu;
banyak orang mudah bosan, punya banyak interest, dan interest baginya hanya bersifat sementara saja.
pengganti
pada akhirnya, banyak orang menawarkan berbagai teori untuk menggantikan “follow your passion”.
ada yang berkata, attach yourself to a mission.
ada yang berkata, follow what makes you curious.
ada yang berkata, develop a passion for learning.
ada yang berkata, follow the money.
ada yang berkata, don’t do what you love but just love what you do.
dan berbagai hal lainnya, sebagai ganti “follow your passion” — karena rupanya nasehat “follow your passion” tidak selalu berhasil pada seseorang.
passion in your job
tapi yang pasti — apapun teorinya — kalau saat ini anda sudah bekerja dan masih terus memiliki passion
di dalamnya: itu adalah sudah sangat baik,
ini sendiri sudah menjadi mimpi dari banyak orang — karena banyak orang itu sudah tidak lagi memiliki passion dalam job mereka.