ikan besar di kolam kecil atau ikan kecil di kolam besar 3 min read
kalau ikan adalah pengusaha/anda dan kolam adalah perusahaan,
maka sejarah menunjukkan lebih baik menjadi ikan kecil di kolam besar.
ikan kecil di kolam besar
orang-orang terkaya di dunia dan di suatu negara bill gates, jeff bezos, nadiem makarim semuanya menunjukkan hal yang sama: lebih baik mempunyai equity (kepemilikan) sedikit di perusahaan yang didirikannya, alih-alih memiliki 100% perusahaan mereka.
ada juga orang yang berkata, bahwa modal/kapital adalah salah satu masalah utama dan orang-orang yang disebutkan di atas punya keuntungan karena memiliki orang tua yang mapan sehingga ketika mereka memulai usaha, mereka sudah ada “sedikit” modal untuk diputar dan bertahan hidup.
namun bagaimana dengan elon musk, jack ma, mark zuck, steve jobs, WT, ketika mereka memulai?

musk
elon musk hanya memiliki ibu dan sempat bekerja di pertambangan, jack ma mulai dari 0 dengan team berisi 17 teman dan murid yang percaya pada visinya, dan zuck memulai dari kamar asrama bersama temannya hingga menerima investasi $500k dari peter thiel.
jobs
steve jobs banyak memutar utak dan melakukan penjualan sampai pada akhimya Markkulla menginvestasikan $250k.
pada 1980 jobs punya 11% saham apple, yang bemilai $130M, dan pada 2016 saham tersebut akan bernilai $668, meskipun pada akhirnya kekayaan steve jobs mayoritas adalah dari saham disney yang ia miliki setelah disney membeli Pixar.
wt
william bekerja di warnet sampai akhirnya diajak oleh seorang kawan, yang terus melakukan pitching proposal usaha hingga akhirnya menerima pendanaan 2.5 miliar.
saham WT, berdasarkan perkiraan kasar dan ingatan, sekitar 5%an, dari perusahaan dengan valuasi lebih dari 140-150 triliun, jadi setidaknya bernilai sekitar 7 triliun IDR.
zuck
zuck memiliki 29.3% saham FB senilai $54.3B di 2020.
gates
bill gates setelah menjual mayoritas sahamnya, masih punya 1.3% di microsoft senilai $7B. sebelumnya memegang 24% di 1996 dan memegang 45% senilai $350M sewaktu IPO microsoft.
jack
jack ma di juli 2020 menjual saham yang dimilikinya di Alibaba, dari sebelumnya 6.2% menjadi 4.8%, dengan nilai penjualan sebesar $8.2B.
nadiem
nadiem juga tidak jauh berbeda, dengan nilai equity yang sedikit lebih kecil.
modal bukan masalah utama
dengan bisnis model startup, seseorang akan mengerti bahwa menjadi ikan kecil di kolam besar lebih baik daripada sebaliknya, dan modal bukanlah menjadi masalah utama.
visi, eksekusi, kemampuan memimpin, akan lebih berpengaruh. tentunya dengan catatan: tidak ngawur.
business model startup
dan business model startup ini bukan hanya dapat diaplikasikan pada perusahaan teknologi saja,
tapi pada hampir semua jenis usaha, meskipun memang perusahaan teknologi memiliki leverage yang paling besar. fix operational cost yang rendah dengan market yang bisa begitu besar.
salah satu orang terkaya di india — kalau tidak salah ratan tata atau pengusaha besi baja, lupa namanya pemah mengungkapkan apabila ia sudah mengetahui startup business model pada waktu ia masih muda, seharusnya ia akan dapat meraih kesuksesan jauh lebih cepat.