manajemen perubahan ala Kotler 2 min read
mengubah kebiasaan itu sesuatu yang sulit.
apalagi mengubah kebiasaan banyak orang dalam sebuah organisasi / perusahaan — ini lebih sulit lagi. ada satu orang yang berubah, belum tentu yang lain mau ikut berubah.
bagaimana cara menerapkan perubahan dalam sebuah organisasi? bagaimana cara anda bisa melakukan transformasi (perubahan total) di perusahaan anda?
seni melakukan perubahan dalam organisasi. ini adalah caranya:
organisasi itu bisa berupa berbagai bentuk: perusahaan, umkm/bisnis skala kecil, rohani dimana kita bertumbuh, atau bahkan rumah tangga.
menurut Kotter, ada 8 langkah efektif berurutan bagaimana untuk mengubah suatu hal dalam organisasi:
- menciptakan urgensi untuk berubah
kelihatannya mudah tapi 50% gagal di langkah pertama - membangun koalisi yang kokoh
koalisi berarti semangat & keterlibatan individu - memiliki visi
visi mudah dipahami & ada strategi untuk mencapainya. - mengkomunikasikan visi dengan jelas.
setiap anggota organisasi harus mengerti & dapat bekerja sama. - menyingkirkan hal-hal yang menghalangi visi
visi bagus x eksekusi lemah = kegagalan
visi bagus x sulit diimplementasikan = kegagalan - merencanakan secara sistematis untuk membuat kemenangan jangka pendek
kemenangan “kecil” diperlukan untuk membangkitkan semangat/motivasi - mempertahankan momentum (berkesinambungan)
telah dilakukan tindakan-tindakan dan bisa cepat dievaluasi: apakah sudah efektif/belum. apabila belum, dijadikan pembelajaran, dan cepat mencari solusi baru. - menetapkan perubahan sebagai bagian dari kultur perusahaan.
ketika perubahan yg dilakukan menghasilkan dampak yang positif, ada afirmasi (pengesahan): perlu dilestarikan dalam bentuk kultur perusahaan, dan dijadikan sebagai sebuah kebiasaan sehari-hari.

