ganti foto profil saja bisa viral 2 min read
postingan menarik di linkedin yang bisa kita pelajari.
ceritanya ada cewe bernama Lauren,
yang bikin postingan kalau dia lebih memilih menggunakan profile picture dirinya sehari-hari, ketimbang profile picture profesional.
postingannya mendapat 475k like & 16k comment. bahkan di like sama CEO linkedin sendiri, Jeff Weiner.

btw ini postingan Lauren dilakukan di era covid ya, sep 2020’an.
moral of the story?
apakah mengganti profile picture kitajadi penampilan yang biasa akan bisa menaikkan daya jual? ya ….. belum tentu juga! 😂
moral of the story-nya kalau menurutku adalah:
1. jangan ikut arus, tapi jadilah anti-mainstream
postingannya dia (Lauren) jadi viral karena dia berani posting sesuatu hal yang anti-mainstream. bukan karena fotonya menggunakan foto casual.
menurutku foto casualnya dia kurang bagus juga. casual boleh, tapi sepertinya akan jauh lebih baik kalau ga kelewat low light & awut-awutan. ga percaya? coba aja di linkedin pakai profile picture yang lagi baru bangun tidur 😂 foto super casual 🤣
2. relate dengan audiens
banyak orang itu bakal nge-like kalau mereka bisa relate.
dengan ada banyaknya orang yang nge-like postingan Lauren, artinya banyak user Linkedin sebenarnya juga pada struggle buat menciptakan foto profil yang paling professional & cocok di LinkedIn.
kalau foto profil FB Sih bebas-bebas saja kita isi foto gaya apa.
tapi kalau di LinkedIn, di komunitas professional, you will surely be judged by your profile pic.
dan hal yang terlihat “sepele” ini ternyata ngasih pressure ke banyak orang.
3. rule of the first
semua orang bisa mengganti foto profil mereka.
tapi Lauren adalah orang pertama yang ngebahas tentang latar belakang ia
mengganti foto profilnya.
7 bulan lalu (berarti di akhir 2024) Lauren rupanya mencoba teknik ini kembali, dan cuma mendapatkan 92 reactions & 2 comments. the magical touch is no more.
foto profil yang baru menurut saya bahkan berasa agak nge-trigger trypophobia, phobia terhadap lubang-lubang 🤣 (sorry Lauren!)

4. fragility story sells
banyak orang itu pada dasarnya merasa rapuh di dalam.
ga pede. merasa dirinya kalah hebat dengan banyak orang lain, ga sehebat orang lain.
Lauren membungkus postingannya dalam bentuk cerita.
bukan hanya cerita, tapi berbagi cerita tentang betapa rapuhnya dirinya.
dengan audiens membaca bahwa ada orang lain yang juga merasa rapuh, ia merasa lebih kuat. ini jadi sangat relate dengan point no-2.
penutup
4 hal itu setidaknya yang menjadi pemikiran saya mengapa postingan ganti foto profil Lauren bisa viral.
mungkin anda punya perspektif lainnya?