jangan bergantung pada 1 kaki 3 min read
ini adalah pelajaran yang saya dapat ketika saya sedang di masa kuliah.
website wallpaper
di tahun 2000-2003, seorang kakak kelas dari universitas saya menjalankan bisnis online, yaitu website wallpaper.
sekilas terdengar seperti bisnis yang sederhana. tapi di era itu, membuat website belumlah semudah sekarang. web-nya masih dibangun menggunakan language cgi/perl untuk meng-generate html files.
wallpaper di internetpun tidak banyak, resolusi masih kecil, sekitar 1024an, foto juga masih seputar itu-itu saja. income-nya dari banner.
winzip dan sebagainya menjadi pemasang iklan. income-nya pada waktu itu sekitar 600-800 USD. nilai yang lumayan, untuk seorang mahasiswi surabaya berusia 20 tahunan.
cara marketingnya? link-exchange antar webmaster, dan SEO. jaman itu sepertinya malah masih di era Yahoo. algoritma search engine masih berdasarkan banyaknya entri di intemet dan inbound link. lebih banyak link menuju website anda, ranking website anda lebih tinggi. sangat sederhana.
ia berhasil menampilkan websitenya pada ranking 2-3. atau kurang lebih segituan. halaman pertama lah pokoknya.
dari 1 website, berkembang menjadi puluhan website wallpaper berdasarkan tema. dari 3-5 staff, berkembang menjadi 30 staff.
website cerita motivasi
kisah lain yang mirip: seorang kawan ayah saya, bahkan mendapatkan 1000-1500 USD/mo dari membuat website yang hanya sekedar menampilkan berbagai cerita motivasi. ketika itu lagi memang lagi digemari model cerita chicken soup for the soul.
era berubah
tetapi seiring berjalannya waktu, era berubah.
bahasa pemrograman PHP mulai naik pamor. trend iklan popup yang dianggap mengganggu mulai diblok dengan adanya versi browser yang lebih baru.
dan yang paling parah, algoritma search engine berubah. padahal search engine adalah sumber traffic utama dari bisnis kawan saya.
traffic menurun, artinya view iklan berkurang, income menurun, dan pada akhirnya, staff juga turut menurun, hingga akhimya tersisa 2 staff.
moral of the story
jangan bertumpu pada 1 kaki.
ini adalah kesimpulan pelajaran yang dapat saya petik di era bisnis internet masih baru mulai hot-hotnya.
hingga kini pelajaran ini selalu menjadi pegangan saya. bergantung pada 3rd party, di internet, selalu adalah langkah yang berbahaya. baik itu ke Search Engine, Medsos, atau yang lainnya. begitu algoritma / policy berubah (dan, kemungkinan besar memang akan berubah), bisnis anda akan mati.
dalam kisah di atas ini, ia bertumpu pada Search Engine Result Page (SERP). bisnisnya memang besar. tapi ia bertumpu pada satu kaki.
artinya begitu anda menguasai 1 channel traffic, anda harus segera cari channel lainnya. rintislah channel lain secepat mungkin. minimal ada 2 channel barulah bisnis anda relatif aman.
banyak orang bertumpu ke 1 kaki karena mereka menemukan cara untuk mengeksploitasi dari 1 teknik tersebut. tetapi kalau tidak ada kaki pendukung, maka dalam 1 kali sapu perubahan industri, maka bisnis tersebut akan bisa habis.
selalu berhati-hati kalau anda hanya punya 1 kaki.

ilustrasi: Alex Honnold (professional free-solo rock climber) with a rope.