kapitalisme & bagaimana kekayaan diciptakan II 3 min read

eksperimen sosialisme dalam sebuah kelas1

ada sebuah kelas di satu universitas yang bersikeras bahwa sosialisme bisa berhasil dan bahwa tidak ada yang akan menjadi miskin dan tidak ada yang akan kaya, penyeimbang yang hebat.

si profesor kemudian berkata: oke, kita akan mengadakan eksperimen di kelas ini tentang sosialisme.

semua nilai akan dirata-ratakan dan setiap orang akan menerima nilai yang sama sehingga tidak ada yang akan gagal dan tidak ada yang akan menerima nilai A.

setelah tes pertama nilai rata-ratakan dan semua orang mendapat nilai B, siswa yang belajar dengan giat menjadi kesal dan siswa yang belajar sedikit senang.

ketika ujian kedua dimulai, siswa yang belajar sedikit telah belajar lebih sedikit dan mereka yang belajar keras memutuskan mereka ingin tumpangan gratis juga;

jadi mereka belajar sedikit. rata-rata ujian kedua adalah D! tidak ada yang senang. ketika tes ke-3 dimulai, rata-rata adalah F.

nilai ujian tidak pernah meningkat karena pertengkaran, menyalahkan orang lain, dan menyebut nama orang lain — semua menghasilkan perasaan tidak enak karena tidak ada yang akan belajar lagi untuk kepentingan orang lain.

semua gagal, yang sangat mengejutkan, dan profesor memberi tahu mereka bahwa sosialisme pada akhirnya juga akan gagal karena di bawah kapitalisme ketika reward besar, usaha yang dilakukan untuk sukses besar;

tapi ketika pemerintah menyamaratakan semuanya dan mengambil lebih banyak reward; tak ada yang akan mencoba atau ingin berhasil seperti sebelumnya.

spektrum di antara dua konsep

banyak orang menganggap kapitalisme buruk karena memperlebar kesenjangan antara si kaya dan si miskin. tetapi sosialisme sebagai konsep yang diagungkan juga tidak memberikan solusi yang lebih baik.

reward yang ditawarkan kapitalisme pada akhirnya mendorong inovasi, dan kesenjangan si kaya dan si miskin melebar seiring dengan berjalannya waktu.

kapitalisme cenderung menciptakan masalah di belakang setelah waktu berjalan cukup lama.

tetapi sosialisme, kegagalan sudah terjadi ketika sistem baru mulai berjalan (karena ketidak produktif-an), berbeda dengan kapitalisme yang proses kesenjangannya melebar bertahap.

konsep kapitalisme dan konsep sosialisme tidak sepenuhnya baik atau buruk.

keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan. yang ideal adalah pencampuran atau mengatur proporsi yang pas di antara keduanya.

murni kapitalisme ekstrim atau murni sosialisme ekstrim umumnya sulit untuk berhasil. kalaupun berhasil pada sebuah era, godaan untukjatuh ke dalam sistem yang rusak/gagal pada era berikutnya tetap akan selalu membayangi.

Nadia Comäneci

Nadia Comäneci, salah seorang atlit pesenam legendaris dari Romania yang mendapatkan perfect 10 di olimpiade pada umur 14 tahun, termasuk adalah salah satu kisah orang yang melarikan diri dari sistem komunis sosialis, karena di negara komunis sosialis segala sesuatunya serba dull (muram).

sebagai seseorang yang berprestasi, ia tak dapat berkembang dan berprestasi lebih jauh di sana.

atau setidaknya, hal itulah yang ia rasakan.

sistem yang unggul

jadi kalau ada pertanyaan, sistem ekonomi-politik mana yang lebih unggul?

seharusnya kalau hanya dilihat dari sudut pandang ekonomi saja (yang akhirnya akan menciptakan kesejahteraan bagi warganya), jawabannya yang seharusnya kita sama-sama akan setuju adalah: sistem yang mendorong produktivitas & aktivitas produktif.

penyederhanaan ekstrim

postingan ini tentunya merupakan penyederhanaan berlebihan pada sistem sosialisme kapitalisme.

pada prakteknya, sosialisme tidak selalu berarti menyamaratakan segalanya. dan kapitalisme ekstrim justru akan menghambat inovasi.

postingan ini punya banyak kekurangan dari berbagai sudut.

namun di sisi lain, penyederhanaan ini juga mempermudah orang untuk lebih mudah mengerti kedua konsepnya dengan lebih mudah.

anda punya pandangan lain?

  1. sumber: https://web.archive.org/web/20210419102959/https://www.thestreet.com/economonitor/emerging-markets/free-market-capitalism-vs-socialism-a-simple-analogy ↩︎


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *