Apa bedanya company & perusahaan? 3 min read
bagaimana kita mendefinisikan sesuatu akan mengubah cara kita melihat hal tersebut.
Definisi Perusahaan
perusahaan, tentunya berasal dari kata dasar “usaha”.
jadi dasar dari perusahaan adalah “usaha”, yang merupakan kata kerja.
jadi fokus dari adalah: apa itu proses yang dilakukan.
Definisi Company
sedangkan “company” memang bisa berarti “perusahaan”; tapi definisi bahasa inggrisnya yang resmi, “company’ adalah:
- “the fact or condition of being with another or others, especially in a way that provides friendship and enjoyment.”
- “a number of individuals gathered together, especially for a particular purpose.”
jadi “company” itu berfokus pada orang-orangnya.
lebih spesifik lagi, company berfokus pada orang yang bisa menjadi teman.
mungkin orang tersebut awalnya bukanlah seorang teman. tetapi setelah lama bersama, mungkin bisa membenkan persahabatan dan menikmati perjalanannya secara bersama-sama
Definisi yang menentukan cara kerja
definisi ini akhimya juga sedikit banyak menentukan bagaimana company US & perusahaan indonesia beroperasi.
company US banyak memberikan ESOP (employee owership plan), yang memberikan kepemilikan perusahaan pada karyawan.
eg: mayoritas kayawan di Microsoft & Tesla mendapat ESOP.
US memiliki undang-undang yang mengatur soal ESOP.
sedangkan Indo jarang menerapkan sistem ESOP. ada, tetapi lebih banyak yang tidak.
sebaliknya Indonesia tak punya undang-undang spesifik ke ESOP.
ketika karyawan memiliki ownership atas perusahaan, ini menjadikan mereka memiliki kepentingan atas kesuksesan perusahaan jangka panjang. bonding untuk teman seperjuangan menjadi lebih kuat.
sebaliknya karyawan yang mendapat gaji saja tak terlalu peduli dengan nasib perusahaaan. mungkin ada, tapi mayoritas tidak begitu peduli.
like, a job is just a job.
yang penting job description yang diberikan dikerjakan dengan baik, bisa bawa gaji pulang, cukup.
and that’s all it.
gaji vs [gaji + ESOP]
mana yang lebih bagus bagi perusahaan:
memberi gaji saja,
atau juga memberi gaji & ESOP (employee stock ownership plan)?
kalau bagi perusahaan yang sudah besar, ESOP tidak wajib.
ESOP bisa saja digantikan dengan skema bonus yang lain.
tapi bagi perusahaan yang baru merintis — apabila diatur dengan benar — ESOP bisa jauh lebih membantu perusahaan untuk menjadi besar daripada sekedar gaji saja.
tingkat pemahaman ESOP yang rendah
banyak perusahaan US mudah menjadi besar karena hampir setiap orang di US mengerti konsep stock (saham).
sayangnya, di Indonesia mayoritas pekerja masih tidak mengerti betapa ESOP ini nilainya bisa jadi tinggi sekali, jadi bahkan ketika ESOP diberikan dengan royal sekalipun, belum tentu bisa membuat perusahaannya berhasil.
dan tanpa karyawan yang mengerti ESOP, mereka tidak akan bisa menjadi teman seperjalanan. mereka akan tetap punya mindset pekerja — bukan pemilik.
karena itu ketika founder memberikan ESOP, mereka harus benar-benar memastikan bahwa pekerja mereka mengerti apa itu ESOP, dan betapa ESOP bisa bernilai begitu tinggi. tanpa semua pengertian ini, founder hanya membakar ESOP dengan sia-sia.