Hiring vs Recruit 2 min read

kalau dari google translate, hiring artinya mempekerjakan. recruit artinya rekrut.

kalau dari video Bradley Sugars (founder Action Coach), hiring berarti pasang iklan lowongan, lalu kita memilih siapa yang akan kita terima.

sedangkan recruit, berarti kita sudah tahu siapa yang akan kita persuasi untuk bergabung dengan company kita.

berikut transcript dari Brad Sugars – I can’t recruit good people:

Filosofi rekruitmen yang penting untuk dipahami adalah perbedaan antara hiring dan recruiting.

Seseorang yang melakukan hiring memasang iklan di koran atau secara online dan berharap orang yang tepat akan datang. Seseorang yang melakukan recruiting justru pergi mencari orang-orang terbaik.

Jika ingin mendapatkan orang terbaik di organisasi, Anda tidak bisa hanya hire mereka. Anda harus recruit mereka. Anda harus benar-benar jelas tentang tiga hal mengenai siapa yang Anda incar. Saya biasanya memecahnya seperti ini.

Jeff Smart menulis sebuah buku bagus berjudul Who. Ia menjelaskan bahwa sebelum Anda merekrut siapa pun, Anda harus mampu menuliskan tiga halaman.

Halaman pertama berisi tipe orang yang Anda cari. Apa latar belakang mereka? Apa pelatihan mereka? Bagaimana kepribadian atau profil perilaku mereka? Dan seterusnya.

Ia mengatakan halaman kedua harus berisi apa pekerjaan mereka. Anda tidak bisa merekrut seseorang dengan pola “nanti kita tentukan sambil jalan.” Itu tidak pernah berhasil dalam jangka panjang.

Halaman ketiga berisi bagaimana Anda tahu mereka sukses. Bagaimana Anda mengukurnya? Bagaimana Anda mengukur hasil mereka?

selama ini yang kulakukan sebagai founder adalah recruitment, bukan hiring. aku sudah tahu kira-kira siapa orang dengan kualifikasi yang aku cari (misalnya orang-orang dengan IPK 4.0 atau cum laude, atau orang dengan pengalaman > 5 tahun) dan aku menginisiasi komunikasi dengan mereka, memberi penjelasan mengapa sebaiknya mereka bergabung denganku.

a good founder seharusnya melakukan recruit di awal-awal. baru setelah organisasi menjadi lebih besar, mungkin recruit bisa dilakukan oleh orang yang pernah di recruit oleh founder. barulah setelah itu proses hiring dilakukan.

founder yang baik akan bisa merekrut team awal & bahkan investor pula dari dirinya sendiri. founder yang tidak dapat melakukannya, berarti ia kurang memiliki network yang baik, dan itu bisa jadi adalah sesuatu hal yang perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *