pecunia non olet 2 min read
ini adalah sebuah pepatah latin, yang berasal dari kaisar romawi bernama vespasianus
yang memerintah tahun 69—79 M.
artinya:
uang tidak berbau busuk.
atau, uang tidak mengenal bau.
pajak urine
pajak urine pertama kali diberlakukan oleh kaisar nero dengan nama “vectigal urinae” pada abad ke 1 masehi.
pajak itu dihapus setelah beberapa saat, tetapi diberlakukan kembali oleh vespasianus sekitar tahun 70 M untuk mengisi kekosongan kas negara.
vespasianus memberlakukan pajak urine dari tempat seperti toilet pembuangan air kecil jaman dulu (orang romawi kelas bawah buang air kecil ke dalam pot, yang nantinya akan dikosongkan ke tangki septik).
fungsi
air seni, punya kegunaan yang tinggi di masa itu. air seni yang dikumpulkan dari “toilet” umum, kemudian akan dijual sebagai bahan untuk beberapa proses kimiawi,
seperti untuk penyamakan, produksi wol, dan juga oleh mesin cuci dimana kekuatan amonia-nya bisa digunakan untuk membersihkan wol dari kotoran (meskipun pada masa itu cukup banyak orang eropa yang sudah mengenal sabun).
keluhan
putra vespasianus yang bernama titus, mengeluh tentang pajak yang dianggap menjijikkan ini.
ayahnya mengangkat koin emas dan bertanya apakah dia merasa tersinggung dengan baunya.
titus berkata, “tidak”.
vespasian menjawab, “padahal itu berasal dari air seni”.
tak ternoda
istilah “pecunia non olet” masih digunakan sampai sekarang untuk mengatakan bahwa nilai uang tidak ternoda oleh sumbernya.
nama vespasianus masih menempel pada urinal umum di perancis (vespasienne) dan italia (vespasiano).
‘Pecunia Non Olet’: How A Roman Emperor Revived The Government With A Urine Tax