Ide dibajak pegawai sendiri 4 min read

salah satu hal yang akan menjadi pikiran dari founder startup (kalau tidak bisa disebut sebagai kekuatiran) adalah ide startup-nya dicuri pegawai sendiri.

startup biasanya berjalan pada ide yang unik yang tidak dimiliki oleh bisnis pada umumnya. dan ide tersebut rawan diambil dan dikerjakan oleh pegawai sendiri.

jika visi yang grandeur (luar biasa besar) dirahasiakan dari team startup, nanti team-nya tidak termotivasi untuk bekerja keras, kurang ada dorongan.

sedangkan jika visi-nya diomongkan ke team, ada kemungkinan visi tersebut dieksekusi sendiri oleh si anggota team, karena tentunya reward memiliki usaha akan lebih besar daripada reward bekerja sebagai pegawai.

daftar persiapan

setelah saya menjalani persiapan startup, ternyata menjiplak eksekusi itu sulit untuk dilakukan. ada banyak hal yang perlu dipersiapkan:

  1. presentasi
    presentasi untuk merekrut pegawai (kenapa harus join team startup kami?), presentasi buat pelanggan, presentasi buat investor.
    tiap presentasi ini format dan panjangnya beda-beda. presentasi detail tentu tidak otomatis dilempar ke public, karena nanti akan dicuri idenya. ada begitu banyak format presentasi.
  2. surat perjanjian
    ke investor, ke pelanggan, ke pegawai, ke sesama co-founder. kecuali untuk surat perjanjian pegawai, sekali kita mengucapkan sesuatu, sulit untuk diubah. apalagi kalau itu mau menguntungkan kita dan cenderung merugikan pihak satunya. jadi ya, think before you print. apa yang sudah tercetak akan sah di mata hukum dan hampir tidak mungkin diubah lagi. artinya harus memikirkan segala kemungkinan skenario yang bisa terjadi.
    surat perjanjian pegawai level manajer, berbeda dengan untuk yang pegawai level operasional.
  3. strategi
    bagaimana strategi untuk pemasaran. bagaimana mentraining orang pemasaran. harus ada product knowledge. harus bikin marketing kit.
  4. SOP dan KPI
    tanpa menentukan KPI, kita tidak tahu apakah seseorang berperforma bagus / buruk, sehingga tidak bisa menentukan apakah sebaiknya ia dipromosikan atau bahkan diturunkan. bagaimana menentukan performa programmer? bisa saja program yang ia hasilkan sekilas kelihatan selesai, tapi ternyata di masa depan banyak bug nya. source code lebih panjang belum tentu lebih bagus, bisa jadi si programmer kerjanya tidak efisien. sukur-sukur kalau team-nya isi 10 orang. kalau 100 orang? tidak semudah itu, rudolfo.
  5. product knowledge
    bikin product knowledge buat team marketing. simulasi negosiasi dengan pelanggan. membuat pelanggan pertama mau bergabung padahal belum punya pelanggan satupun yang lainnya 😂
  6. bikin contoh product
    entah dummy website dan yang lainnya. bikin kontennya butuh waktu.
  7. sistem pengaman
    membuat sistem pengamanan supaya inventory atau IP (intellectual property) perusahaan tidak dicuri sama pegawai yang klepto
  8. bongkar pasang team
    orang yang diinterview bagus belum tentu bisa bekerja dengan baik. harus punya sistem supaya bisa dapatkan anggota team berkualitas secara efisien. mau cari orang di mana? pasang lowongan terus?
  9. skema kompensasi pegawai
    orang mau join ke startup yang gajinya lebih rendah, karena ia berharap bisa mendapatkan saham atau gaji yang lebih besar di masa depan. tanpa skema yang bagus, orang tidak akan mau bergabung. supaya bisa memberikan gaji bagus di masa depan, artinya harus memastikan pertumbuhan perusahaan bisa cepat besar dalam waktu singkat, kalau ngga ya akan ditinggal pegawai.
  10. mengerti cara menjalankan perusahaan
    termasuk berbagai macam peraturan pemerintah, dan compliance (kepatuhan terhadap regulasi yang ada). untuk bisa patuh terhadap regulasi, diperlukan pengetahuan, terkadang trial & error — terhadap hukum yang ada.
  11. sistem IT.
    karena startup IT, berarti butuh membuat sistem IT yang bagus. yang dokumentasinya lengkap. yang team-nya kompeten. kalau dikerjakan sendiri, makan waktu. kalau pakai orang lain, kalau idenya jalan, orang lain sudah punya source code-nya, bisa langsung dijiplak lalu jadi perusahaan saingan.
  12. bikin company profile.
  13. sistem lainnya
    bikin sistem yang memastikan pelanggan puas dengan produk/layanan kita, dan bisa bertumbuh.
    dan berbagai macam hal yang lainnya.

tak semudah itu

untuk menggabungkan semua hal ini menjadi 1, butuh proses. butuh waktu. sedangkan tangan seorang founder cuma 2.

belum lagi kalau dilihat dari sisi pihak yang berurusan dengan perusahaan. setidaknya ada 5 pihak:

  1. karyawan
  2. user / pelanggan
  3. investor
  4. reseller
  5. partner perusahaan (influencer dan sebagainya)
  6. pemerintah

dan kalau mau bisnis jalan, mayoritas tiap pihak ini memerlukan perhatian khusus. masing-masing pihak membutuhkan dokumen perjanjian, laporan, teknik untuk mengakuisisi, teknik untuk retain (mempertahankan), penyelesaian perselisihan — dan lain sebagainya.

karena itu sebetulnya untuk seorang pegawai keluar dan menjiplak juga tidak semudah itu.
ada begitu banyak hal yang perlu dikuasai. jadi sebetulnya tidak perlu terlalu dikuatirkan.

menjiplak ide itu mudah. membangun bisnis yang berhasil dan berjalan — ini yang sulit.

tapi ya ini juga bukan berarti, semuanya boleh buka-bukaan segalanya 😁
akan selalu ada hal yang perlu dilindungi, dan tidak semuanya perlu diceritakan.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *