internet business models 2 min read
business model (BM) pada internet startup biasanya tidak terlalu banyak, ya itu-itu saja.
BM bagiku selalu menarik, karena ini artinya adalah sumber uang. lebih banyak business yang kita tahu, lebih banyak jalan bagi kita untuk dapat uang.
misalnya untuk mendapatkan revenue/jadi kaya lewat internet, umumnya ya cuma ada sekitar 8 BM yang utama, dilihat dari sumber revenue-nya.
kategori
8 kategori BM yang umum:
- menjual produk fisik
- menjual produk digital
- menjual jasa, atau proposal (baik bisa dikerjakan lewat intemet maupun harus offline)
- affiliate/reseller/dropship
- banner/iklan
- subscription/premium membership
- commission/transaction cut
sisanya yang 1 lagi lupa, tapi kurang lebih ya itu lah yang utama.
jual & sewa tentunya masuk dalam 1 kategori yg sama.
premium listing bisa dimasukkan ke #2 atau ke #5.
mau dibolak-balik segimana, sebetulnya kategori BM ya cuma itu-itu aja. ini kategorinya ya, bukan BM-nya sendiri.
kalau BM-nya memang bisa banyak, tapi kategorinya ya itu-itu saja. juga ada beberapa variasi BM yang agak kurang umum, yang bisa dimasukkan ke dalam kategori “lainnya.”
tiap BM punya triknya sendiri untuk dapat sukses secara optimal.
penutup
kita biasanya dapat melihat bisnis lain yang memiliki BM sama, dan menerapkan cara-cara yang ditempuh oleh bisnis lain tersebut yang memiliki BM sama ke bisnis kita.
artikel ini menjelaskan variasi BM. kelewat banyak sih, ada 50. tapi ya gpp biar detail. karena sebetulnya kalau mau disederhanakan bisa jadi cuma beberapa “parent” BM yg utama.
artikel aslinya sebetulnya tahun 2020 tapi sepertinya sudah di update beberapa kali.