Indonesia adalah koentji market Asia Tenggara 2 min read
ada banyak negara tetangga yang menghasilkan startup.
market indonesia
dari sudut pandang startup Asia Tenggara di luar Indonesia (negara tetangga), satu-satunya kemungkinan mereka bisa menjadi besar adalah apabila mereka bisa menguasai market Indonesia.
mengapa?
populasi Indonesia adalah 280-285 jutaan dari 700 juta populasi asia tenggara. artinya indonesia itu 40% sendiri dari asia tenggara.
singapore
Singapura termasuk negara yang banyak menghasilkan startup.
tapi populasi mereka cuma 5 juta sekian.
mau jadi besar? ya ekspansi ke negara tetangga.
seperti Lazada & Shopee yang asalnya dari SG.
kelebihan startup indonesia
sebaliknya, startup-startup di Indonesia punya kelebihan dibandingkan negara tetangga.
karena startup di Indonesia mengerti tentang budaya lokal. mereka punya akses lokal. akses lapangan.
lebih mudah bagi startup Indonesia jadi besar di negara sendiri dan menguasai Asia Tenggara, dibandingkan sebaliknya (negara Asia Tenggara lain menguasai Indonesia lalu menguasai Asia Tenggara).
kurang menarik
yang menjadi masalah justru startup Indonesia lebih malas repot berekspansi ke Asia Tenggara.
karena hanya untuk menguasai 415 juta populasi itu harus ekspansi ke beberapa negara yang relatif kecil-kecil.
3 populasi terbesar adalah filipina 117 juta, vietnam 98 juta, thailand 71 juta.
itupun pendapatan perkapita banyak yang di bawah Indonesia.
memang sih menambah market, tapi dibandingkan dengan segala kerepotannya, persyaratan hukum dan regulasi yang berbeda-beda, masih lebih enak fokus menggarap market Indonesia, yang masih tak akan ada habisnya.
US & China
ini juga mirip-mirip dengan market US & China.
perusahaan US yang bisa menguasai market China, akan bisa punya potensi bertumbuh besar.
Apple misalnya, masih bisa menembus pasar China. Apple menikmati pendapatan dari China.
tapi eBay kalah di China. andaikata eBay bisa menembus pasar China, tentulah mereka hari ini lebih besar lagi.
ini kondisi yang mirip dengan Indonesia.
interesting geomarket
startup tetangga butuh market Indonesia.
startup Indonesia tidak butuh-butuh amat market mereka.
jadi kalau hari ini kita lahir di Indonesia, sebetulnya kita sudah sedikit menang start — kalau kita mengerjakan startup.