Nasihat dari Founder Gusto untuk setiap Founder 4 min read
1. Prioritas utama setelah mendapatkan pendanaan awal (seed): membangun tim yang tepat
- Untuk menciptakan produk yang hebat, langkah pertama yang paling penting bukanlah fitur, melainkan membangun tim yang hebat.
- Rekrutan awal menentukan arah diferensiasi produk dalam jangka panjang.
- Tugas pertama pendiri adalah:
- Mengidentifikasi dua hingga tiga “superpower” yang dibutuhkan tim
- Memastikan superpower tersebut menjadi pembeda utama dari para pesaing
Siapa yang sebaiknya direkrut terlebih dahulu
- Fokus pada orang-orang yang memiliki keunggulan luar biasa di area kritis bagi produk
- Jika pilihan tepat, mereka akan menjadi “10x-ers” yang:
- Memberi dampak besar pada kualitas produk
- Menjadi pondasi diferensiasi jangka panjang
Contoh penerapan di Gusto
- Pesaing utama (ADP dan Paychex) berdiri sebelum era internet
- Selama puluhan tahun, fokus mereka adalah:
- Kepatuhan (compliance)
- Reputasi
- Gusto melihat peluang di sisi yang berlawanan:
- Pengalaman pengguna yang modern
- Desain yang menyenangkan
- Karena itu, rekrut pertama adalah:
- Seorang desainer produk yang sangat hebat
- Yang kemudian menciptakan pengalaman produk yang dipuji pelanggan
2. Dalam merekrut, nilai kekuatan lebih penting daripada kekurangan
- Saat mewawancarai kandidat:
- Jangan berfokus pada kelemahan mereka
- Fokuslah pada apa yang mereka lakukan dengan sangat baik
- Idealnya seseorang bisa unggul di banyak hal (misalnya desain pengalaman dan front-end)
- Tetapi dalam kenyataan:
- Orang terbaik sering kali sangat kuat di satu sisi saja
- Maka keputusan yang tepat adalah:
- Merekrut mereka atas dasar kekuatannya
- Merayakan hasil kerja terbaik mereka
- Memasangkan mereka dengan tim yang saling melengkapi
- Prinsip penting yang ditekankan:
- Startup adalah olahraga tim
- Ketika menemukan orang yang tepat:
- Usahakan merekrut mereka dengan sepenuh tenaga
- Perlakukan momen itu seolah masa depan perusahaan bergantung padanya
3. Jangan pernah berhenti mencari talenta
- Perekrutan yang salah (false-positive) jauh lebih buruk daripada:
- Melewatkan kandidat bagus (false-negative)
- Banyak pendiri tergoda untuk berkompromi karena tekanan waktu:
- “Saya hanya butuh beberapa engineer cepat-cepat untuk rilis”
- Untuk menghindari keputusan yang buruk:
- Biasakan selalu berada dalam mode pencarian talenta
- Buat daftar orang-orang hebat dengan kemampuan pembeda
- Mintalah perkenalan
- Bagikan apa yang sedang Anda bangun
Pola nyata dari pengalaman Gusto
- Beberapa perekrutan terbaik lahir dari:
- Hubungan yang terjalin selama bertahun-tahun
- Orang-orang yang dikenal sebagai:
- Vendor
- Sesama pendiri perusahaan
- Teman sekelas
- Kolega kerja
- Hubungan itu dijaga dengan:
- Komunikasi berkelanjutan
- Berbagi perjalanan dan ide
- Meminta masukan
- Saat waktu yang tepat datang:
- Mereka bergabung
- Membantu membangun pertumbuhan perusahaan hingga titik saat ini
4. Sesuaikan produk dengan segmen pelanggan yang paling frustrasi
- Product–market fit ditemukan dengan:
- Mencari frustrasi yang ekstrem
- Fokus pada kelompok yang:
- Diabaikan oleh penyedia besar
- Dianggap terlalu niche atau sulit
- Dalam industri Gusto:
- Bisnis kecil sering tidak dilayani dengan baik
- 58% masih mengelola payroll dengan kertas dan pena
- 40% terkena denda tiap tahun karena kesalahan
Pendekatan yang diambil
- Segmen ini “pantas mendapat yang lebih baik”
- Karena itu produk difokuskan untuk:
- Menghilangkan rasa sakit mereka
- Mengubah pengalaman yang melelahkan menjadi menyenangkan
- Hasilnya:
- Muncul pelanggan yang sangat loyal
- Skor NPS di atas 70
- Pesaing berada di bawah nol
- Diibaratkan: pesaing seperti Comcast, Gusto seperti Netflix
5. Miliki pandangan kuat tentang masa depan industri
- Pendiri startup harus memiliki hipotesis jelas tentang:
- 5 tahun ke depan
- 10 tahun ke depan
- 20 tahun ke depan
- Untuk membangun pandangan itu:
- Habiskan waktu bersama calon pelanggan
- Pahami siapa mereka sekarang
- Pelajari bagaimana mereka berubah
Metode yang digunakan
- Wawancara saja tidak cukup (hanya mencerminkan saat ini)
- Solusi yang disarankan:
- Membuat prototipe realistis
- Menunjukkannya pada pelanggan
- Mengamati reaksi langsung
- Fokus utama:
- Menemukan momen “wow”
- Menggunakan pendekatan seperti GV Design Sprint
6. Definisikan kualitas kerja (craftsmanship) dan perjuangkan
- Ketika tim bergerak cepat:
- Kualitas bisa terabaikan
- Jika produk yang buruk dirilis:
- Pelanggan tahu
- Tim tahu
- Semua orang tahu
- Di Gusto:
- 25% waktu tim dipakai untuk:
- Memperbaiki kode lama
- Menyempurnakan desain
- Mereka juga menjalankan “Polishathon”
- 25% waktu tim dipakai untuk:
Prinsip akhir
- Tentukan apa arti kualitas bagi Anda
- Dan pertahankan standar itu secara konsisten
source: