Rahasia Steve Jobs mengembalikan kejayaan Apple 3 min read

ketika Steve Jobs kembali ke Apple sebagai CEO setelah sebelumnya ia diberhentikan, Apple dalam kondisi yang kacau.

hanya dalam waktu beberapa tahun, Apple mengalami transformasi total.

hasilnya adalah salah satu kebangkitan paling mengesankan dalam sejarah bisnis. iPod. iPhone. iPad. desain komputer yang baru dan lebih baik. toko ritel yang terlihat seperti berasal dari masa depan.

ini adalah resep rahasia yang diungkapkan Jobs dalam sebuah interviewnya setelah itu — dan rahasia ini mudah diterapkan oleh bisnis manapun di dunia.

berikut adalah resepnya:

We examined the future product roadmap … and what we found was that 30 percent of them were incredibly good. And about 70 percent of them were either pretty good, or things that we didn’t really need to be doing. Businesses we didn’t really need to be in. And so, we’ve pared a lot of that back, so we could focus the same amount of original resource even more on what was remaining — and add a few new things in.

So, the resources that we’re investing are equal or greater than we have been, but it’s on fewer things so we’re going to do a better job at them I think.

dalam bahasa Indonesia:

kami meninjau peta jalan produk untuk masa depan… dan yang kami temukan adalah sekitar 30 persen di antaranya sangat bagus. sekitar 70 persennya cukup bagus, atau sebenarnya tidak perlu kami kerjakan. ada juga bidang-bidang bisnis yang sebenarnya tidak perlu kami geluti. karena itu kami memangkas banyak hal tersebut, supaya kami bisa memusatkan jumlah sumber daya yang sama, bahkan lebih, pada hal-hal yang benar-benar penting — dan menambahkan beberapa hal baru.

jadi, sumber daya yang kami investasikan tetap sama atau bahkan lebih besar dari sebelumnya, tetapi dialokasikan ke lebih sedikit hal sehingga hasilnya bisa lebih baik.

Aturan 30 persen

dengan berfokus pada 30 persen, yang terbaik dari yang terbaik, Apple membangun kembali reputasinya sebagai pencipta produk yang sederhana, bersih, indah, dan menyenangkan untuk dipakai. Apple terus unggul hingga kini, berkat filosofi di bawah Jobs.

mudah menemukan hal-hal yang menyenangkan dan menarik untuk dikerjakan.
tapi jangan lupa bahwa setiap tugas dan setiap proyek membutuhkan sumber daya tertentu.
dan sumber daya itu tetap terbatas.

jadi, ada 3 pertanyaan kunci.
anda harus selalu bertanya pada diri sendiri:

  1. apakah saya sudah menggunakan sumber dayaku sebaik mungkin?
  2. apakah aku sedang fokus pada 30 persen — yaitu menghasilkan yang terbaik dari yang terbaik?
  3. atau justru membuang waktu pada hal-hal yang mengalihkan perhatian?

lalu, setelah anda menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, lakukan penyesuaian yang diperlukan. kemungkinan besar itu berarti melepaskan hal-hal yang sebenarnya diminati, atau hal-hal yang sebenarnya cukup dikuasai.

mungkin juga berarti menolak rapat; melewatkan peluang; membuat pilihan yang sulit.
karena tidak ada yang bisa melakukan semuanya.

tapi kalau bisa dipikirkan dengan matang, memilih dengan bijak, dan bekerja kera,
anda akan bisa melakukannya dengan benar.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *