Hukum 30% Steve Jobs yang membangkitkan Apple dari kubur 3 min read

ini bisa dipakai buat anda juga.

ada 1 rahasia yang terungkap ketika Steve Jobs diwawancarai setelah ia kembali ke Apple di 1997, yang saat itu dalam keadaan terpuruk dan hampir tenggelam.

Jobs langsung mengambil keputusan-keputusan penting untuk menyelamatkan Apple, dan hebatnya, ia berhasil dengan sangat luar biasa.

one of the greatest business comeback

rahasianya dapat kita pelajari dari apa yang dikatakan oleh Steve Jobs:

“Kami meneliti peta roadmap produk masa depan … dan apa yang kami temukan adalah 30% di antaranya sangat bagus.

Dan sekitar 70% di antaranya cukup bagus, atau hal-hal yang sebenarnya tak perlu kami lakukan. Bisnis yang sebenarnya tidak perlu kami lakukan.

Jadi, kami telah pangkas banyak hal itu, sehingga kami dapat lebih memfokuskan jumlah sumber daya awal yang sama pada apa yang tersisa — dan menambahkan beberapa hal baru.

Jadi, sumber daya yang kami investasikan sama atau lebih besar dari yang sebelumnya, tapi pada lebih sedikit hal sehingga saya rasa kami akan melakukannya dengan lebih baik.”

Hukum 30%

saya suka menyebutnya dengan Hukum 30%.

dan ini lebih dalam dari hanya sekedar “fokus” saja.
mengatakan hal ini hanyalah soal “fokus” saja artinya terlalu menyederhanakan situasinya.

mengapa anda juga memerlukannya?

kita hidup di era distractions (gangguan).

notifikasi yang tak pemah habis, komunikasi instan, akses mudah ke informasi.

dan ketika anda berpindah dari 1 objek berkilau ke objek yang lainnya (shiny object syndrome), anda akan menyadari 1 hal: anda tidak dapat melakukan semuanya sekaligus. waktu terasa tidak cukup.

Jobs tahu hal ini, dan ia melihat bahwa nilai keseluruhan dari Apple bernilai kurang dari penjumlahan setiap bagiannya.

Jobs mengambil keputusan untuk mengurangi jumlah produk Apple, dan memastikan:

apa yang dibuat oleh Apple, haruslah dibuat dengan sangat baik.

hasilnya adalah salah satu comeback terhebat dalam sejarah bisnis yang pernah ada:

  • iPod. iPhone. iPad.
  • desain komputer yang lebih baru dan meningkat pesat.
  • inovasi ekstrim dalam produk-produk mereka.
  • toko retail Apple yang terlihat seperti berasal dari masa depan — tidak pernah ada toko teknologi yang pernah dibuat sebagus Apple.

30% rule

dengan memfokuskan pada 30% yang paling baik, Apple membangun ulang reputasinya, menciptakan produk yang sederhana, ringkas, cantik, dan menyenangkan untuk digunakan.

perusahaan Apple hingga hari ini terus dan terus menyempurnakan filosofi mereka — yang awalnya dimulai dari kepemimpinan kembalinya Jobs.

aplikasi di hidup anda

cara mengaplikasikan Hukum 30% untuk kehidupan anda:

jawablah

pertama, jawablah 3 pertanyaan penting ini untuk anda,

  1. apakah saya menggunakan resource saya dengan cara yang paling baik?
  2. Apakah saya fokus pada 30% itu, menghasilkan yang terbaik dari yang paling baik?
  3. Apakah saya membuang waktu pada distractions (gangguan-gangguan)?

segera catat jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut supaya anda tidak dapat merevisinya, dan tidak dapat melakukan negosiasi ulang kedepannya.

lakukan penyesuaian

kemudian setelah anda pertanyaan-pertanyaan tersebut:

  1. lakukanlah penyesuaian yang diperlukan.
  2. tempatkan penyesuaian ini pada prioritas tertinggi.

penyesuaian yang dilakukan ini mungkin akan mengubah hidup anda, karena anda harus:

  • menolak meeting
  • kehilangan kesempatan tertentu
  • membuat keputusan sulit

tetapi seperti kasus Apple, anda tidak akan dapat melakukan segala sesuatunya semua.

pikirkan baik-baik

karena untuk setiap “ya” yang anda katakan, anda akan mengatakan “tidak” pada lebih banyak hal.

nantinya, ketika anda telah memikirkannya baik-baik, memilih dengan bijak, dan bekerja keras — seperti dalam kasus Apple yang tenggelam — maka niscaya anda akan mengalami moment comeback yang revolusioner seperti Apple.

fokus

jadi fokuslah;
fokuslah saja pada kekuatan anda.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *