Mengenai website ini 3 min read

jadi saya pakai theme wordpress bernama Kale (free) untuk website ini, yang dibuat untuk menampung tulisan saya menggantikan account Threads saya yang hilang. style desain saya selalu condong ke sleek minimalis, tidak suka desain yang terlalu ramai atau flashy. saya suka theme ini karena dia menggunakan font Lato yang bahkan masih enak dibaca pada ukuran kecil di 11px.

mungkin juga itu yang terjadi pada orang yang semakin berusia. website Paul Graham pun tidak flashy, hanya fokus pada teks, bahkan ia masih menggunakan html. Sam Altman? sama juga. text only. pada akhirnya esensinya yang penting. layout, image — mereka semua hanyalah distraction.

saya ubah source code-nya cukup banyak, karena Kale ga ada model Elementor (atau mungkin juga ada tapi tidak saya gunakan karena saya terbiasa langsung editing di php & css). perbedaan dari theme aslinya jadi cukup drastis. ukuran teks berubah, jenis font berubah, layout berubah, dan warna juga berubah.

Modifikasi

berhubung Kale ini gratis, dia ga banyak fitur seperti theme berbayar yang biasa dijumpai pada ThemeForest, jadi harus menambahkan beberapa plugin manual.

untuk plugin lightbox saya pakai FireLight yang menurut saya cukup enak karena tinggal install & ga perlu bikin gallery/shortcode, langsung pakai fitur gallery-nya wordpress, dan dia yang otomatis memberikan fungsionalitas lightbox.

juga pakai plugin untuk login/register supaya tidak kelihatan kelewat pasaran dengan menampilkan logo wordpress. dan karena saya mungkin akan posting media yang tidak mau mereka terindex di google, jadi untuk beberapa media tertentu saya set jadi member only saja, pakai plugin Content Control.

untuk kecepatan loading, di set CDN untuk LiteSpeed — sepertinya yang ini sih cukup default ya bagi orang yang terbiasa pakai wordpress.

entah nanti bakal tambah plugin apa lagi, banyak yang masih harus dipersiapkan. dan juga kalau jadi, nanti akan butuh layanan untuk menyimpan video — karena bakal perlu upload banyak video. so many things to be prepared.

tapi mungkin sementara ini dulu cukup deh.

Eksperimen Theme

sebelumnya sudah coba theme bernama Pulitzer yang mirip Medium. kelihatannya cukup bagus, tapi ternyata tidak ada fitur search, dan setelah modifikasi source code-nya hampir 1 hari, ternyata desainnya tidak terlalu pixel perfect. banyak elements yang agak geser beberapa pixel kalau menurut preferensi saya. akhirnya diganti dengan theme yang baru.

sebelum Pulitzer saya juga sudah sempat coba brainstorming menggunakan theme premium original yang saya miliki, hampir 1 hari mengecek ribuan pre-built websites, tetapi semuanya terlalu flashy atau ada feel yang tidak cocok.

akhirnya pilihan jatuh pada meng-customize Kale, dan so far cukup puas. satu-satunya orang yang bakal komplain mungkin Dustin, investor saya, karena dari dulu dia memang tidak suka font yang terlalu tipis-tipis seperti Roboto Light 😂



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *