5 cara mengotomatisasi e-commerce 2 min read

otomatisasi adalah salah satu langkah paling efektif untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi pekerjaan repetitif, dan mendorong lebih banyak penjualan di bisnis e-commerce.

berikut ini 5 cara otomatisasi yang dapat langsung diterapkan:

1. otomatisasi email notifikasi untuk keranjang belanja yang terputus di tengah

email tetap jadi sarana efektif untuk menarik kembali calon pembeli. pengiriman informasi berkala melalui newsletter dapat mempertahankan ketertarikan terhadap layanan, menghadirkan trafik berulang, serta menyebarkan penawaran yang mampu menghasilkan penjualan.

a. Penggunaan platform email marketing

dengan platform email marketing modern, alur pesan otomatis dapat dibuat berdasarkan perilaku pengguna atau tanggal tertentu. contoh yang umum adalah email keranjang terbengkalai yang aktif ketika keranjang atau halaman checkout ditinggalkan oleh pengguna.

b. Isi keranjang ditampilkan ulang

email biasanya memuat produk yang ditinggalkan, beserta link langsung menuju halaman penyelesaian pembelian. cara ini membantu memulihkan potensi transaksi yang gagal karena koneksi terputus, dana tidak tersedia, dan alasan lainnya.

beberapa platform e-commerce bahkan menyediakan fitur otomatis bawaan. BigCommerce, misalnya, memiliki Abandoned Cart Saver yang bekerja sepenuhnya otomatis dan mampu memulihkan sekitar 15% potensi penjualan.

2. otomatisasi pengumpulan review pelanggan

review pelanggan merupakan social proof yang sangat memengaruhi keputusan pembelian.

a. Pengumpulan feedback yang diotomatisasi

melalui email, permintaan review dapat dikirimkan otomatis setelah transaksi berhasil. MailChimp adalah platform yang mendukung pengiriman terjadwal tanpa perlu proses manual.

b. Review akan terkumpul secara natural

seiring waktu, ulasan akan terkumpul sendiri di media sosial, situs review seperti Yelp, hingga kolom komentar blog.

3. otomatisasi manajemen stok

manajemen stok sering menjadi proses yang memakan waktu. dengan menghubungkan platform e-commerce ke software akuntansi seperti QuickBooks, sejumlah pekerjaan dapat diotomatisasi, seperti:

  • purchase order dicatat otomatis,
  • jumlah stok diperbarui,
  • nilai inventaris dihitung secara real-time.

4. otomatisasi penerbitan invoice

pembuatan dan pengiriman invoice satu per satu dapat sangat menyita waktu. untungnya, banyak platform pembayaran dan akuntansi kini mendukung pembuatan invoice berulang secara otomatis.

QuickBooks, Due, dan PayPal termasuk layanan yang menyediakan fitur tersebut. di platform e-commerce seperti BigCommerce, plugin tambahan dapat diintegrasikan sehingga invoice dan tanda terima dikirimkan otomatis setelah pesanan dilakukan.

5. otomatisasi layanan pelanggan

AI kini semakin gampang diakses tanpa perlu keahlian teknis.

dengan tool seperti It’s Alive, chatbot Facebook dapat dibuat tanpa coding. interaksi kemudian diarahkan berdasarkan keyword yang diketik pengguna atau pilihan yang mereka klik.

contoh: waktu user mengetik kata “how” atau “help,” link menuju halaman FAQ dapat dikirimkan otomatis. meskipun tidak selalu memicu penjualan, setidaknya bantuan dasar tetap bisa diberikan tanpa kehadiran staff customer service.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *