but why stop there? 2 min read
video lama ini menceritakan mengenai performance seorang pesulap (the cover photo doesn’t do justice), dan dari pesulap ini aku belajar bahwa ia memiliki kesamaan dengan entrepreneur.
ini mirip seperti “oh and one more thing …”-nya Steve Jobs.
di awal video, dia berkata bahwa yang dia punya di hidupnya hanyalah 1 deck kartu, tetapi dia mengatakan, apapun yang engkau punya dalam hidupmu bisa diambil dan dipergunakan sejauh mungkin, seperti selayaknya sebuah talenta.
dia punya slogan favorit, yaitu:
“why stop there?”
dalam performance-nya, dia terus menerus mengeluarkan trik sulap demi trik sulap, dan dia akan mengakhiri setiap trik dengan kata-kata seperti:
“bagi banyak pesulap, trik seperti ini saja sudah cukup bagi mereka.
tapi kenapa harus berhenti sampai di situ saja?”
dan dia akan mengeluarkan trik sulap lainnya, dan kemudian mengakhirinya lagi dengan kata-kata tersebut: “why stop there?”
kalau seorang pesulap bisa memiliki mindset seperti itu, terlebih lagi para entrepreneur yang seharusnya menguasai bidang / industry-nya.
seorang entrepreneur harus menguasai bidangnya, dan lebih dari itu, ia harus punya extra mile / banyak kelebihan lain yang bisa ia tunjukkan, bahwa ia adalah lebih baik daripada the average players.
dan itu hanya bisa dicapai apabila ia serius terus memikirkan bagaimana menjadi lebih baik pada apa yang dikerjakan, dan tidak pernah lelah untuk terus belajar hal baru.
so — are you good enough already at your thing?
but why stop there?